<?xml version="1.0"?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd"><mods version="3.3" ID="11"><titleInfo><title><![CDATA[PENGARUH KEPEMIMPINAN RESONAN, KONSEP DIRI, DAN KESADARAN BERORGANISASI TERHADAP KETERLIBATAN KERJA MELALUI BUDAYA ETNIK PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL PEMERINTAH KOTA PANGKALPINANG]]></title></titleInfo><name type="Personal Name" authority=""><namePart>Maulan Aklil</namePart><role type="text"><roleTerm>Pengarang</roleTerm></role></name><typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource><genre authority="marcgt">bibliography</genre><originInfo><place><placeTerm>Makasar</placeTerm></place><publisher/><dateIssued>2021</dateIssued><dateIssued>monographic</dateIssued><edition>Published</edition></originInfo><language><languageTerm>id</languageTerm><languageTerm>Indonesia</languageTerm></language><itemType><itemTypeTerm type="code">DSR</itemTypeTerm><itemTypeTerm type="text">Dissertation</itemTypeTerm></itemType><copyright><copyrightTerm type="code">2</copyrightTerm><copyrightTerm type="text">Individu Penulis</copyrightTerm></copyright><physicalDescription><form authority="gmd"/><extent>102 hal</extent></physicalDescription><note>Penelitian ini mengusulkan sebuah konsep baru untuk meningkatkan keterlibatan kerja pegawai negeri sipil (PNS) yakni dengan mengambil peran budaya etnik. Penelitian ini juga menganalisis pengaruh kepemimpinan resonan, konsep diri, dan kesadaran berorganisasi secara langsung terhadap budaya etnik, maupun tidak langsung melalui mediasi budaya etnik terhadap keterlibatan kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah 3.149 PNS Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Sampel responden yang dipilih sebanyak 344 dengan menggunkan propotional random sampling. Alat analisis yang digunakan sebagai alat bantu dalam pengolahan data di dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling dengan program AMOS versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya etnik berperan penting dalam memediasi hubungan antara kepemimpinan resonan, konsep diri dan kesadaran berorganisasi terhadap keterlibatan kerja. Budaya etnik pada penelitian ini memiliki dua dimensi dan sebagai variabel intervening, dimensi nggangung menghasilkan kriteria sangat baik dan berpengaruh sedangkan dimensi dak kawa nyusah menghasilkan kriteria cukup dan tidak berpengaruh terhadap keterlibatan kerja. Keterlibatan kerja penting dilakukan PNS karena keterlibatan kerja sebagai keadaan pikiran yang positif, pada pekerjaan yang ditandai dengan semangat, dedikasi, dan penyerapan. Konsep budaya etnik nggangung dan dak kawa nyusah dalam penelitian ini belum pernah diteliti oleh peneliti lain.</note><classification/><ministry/><studentID>01023621722004</studentID><identifier type="isbn"/><departementID>Doktor Ilmu Manajemen</departementID><urlCrossref/><location><physicalLocation>Setiadi 4 Rangkui Senayan Sistem Elektronik Tesis dan Disertasi</physicalLocation><shelfLocator/></location><digitals><digital_item id="19" url="-" path="./uploads/repository/B_111_attahcment-20261004140713-0.pdf" mimetype=""/></digitals><image><![CDATA[cover_1-20261004171933-0.png]]></image><recordInfo><recordIdentifier/><![CDATA[11]]><recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-10-04 13:58:28]]></recordCreationDate><recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-10-04 17:19:33]]></recordChangeDate><recordOrigin>machine generated</recordOrigin></recordInfo></mods></modsCollection>
